Dan malam inipun sang bulan
Pancarkan senyumnya
Di bawahnya aku
Tersesat dalam terangnya
Dan malam inipun sang raja
Tak mau teriakan raungannya
Seperti bisuku yang tak henti
Menemani malamku
Meski aku bisu
Atau aku tersesat
Dimalam inipun aku masih
Ingin kau temukanku
Dalam sesatnya malamku
Dibawah senyuman bulan
Yang menggantung
Pos pertama karya kesekian meski berharap tapi hanya harap 17 oktober 2016 Dengan mata kacamu Menatap dunia Terlihat bagaimana rasa Dari warna warninya Namun terbalik Dengan mata kacamu Melihat surya Tak ada kornea Hanya langsung Menuju syaraf Dan mata kaca Terluka... Karena sinar pantulkan luka Dengan mata kacamu Melihat dirimu Tak sadar apapun Cuma kau Sebutir manusia tak berawak Akref